Ustadz Lutfie #OLID: Membangun
Keluarga Surgawi
Part 3
Cinta Terlarang, Cinta Sejati dan
Cinta Karena Allah
Sedikit mengulang pembahasan
terdahulu. Bahwa dalam pembahasan sebelum-sebelumnya ada dua poin yang perlu
kita fahami.
Pertama, tentang pengertian cinta.
Ingat, apa itu cinta sebagaimana dijelaskan dulu adalah kesepakatan kita saja.
Agar kita bisa satu pemahaman dalam mengartikan istilah cinta, juga agar tidak
melebar serta memperdebatkannya dalam pembahasan-pembahasan selanjutnya.
Sehingga bukanlah sebuah pengertian yang baku.
Kedua, adalah bahwa cinta itu sesuatu
yang fitrah. Artinya sesuatu yang alami dimiliki oleh setiap orang tanpa
terkecuali. Sehingga ketika seseorang diciptakan di dunia ini oleh Allah
ta'ala, dalam dirinya ada potensi rasa kecenderungan kepada lawan jenis. Maka,
cinta adalah sesuatu yang fitrah, atau alami dimiliki semua orang.
Itulah dua poin yang ingin kita fahami
dalam pembahasan sebelumnya.
***
Jika cinta itu fitrah, maka tentu
bukan sesuatu yang dilarang. Karena Allah ta'ala sendirilah yang menciptakannya
dalam diri setiap manusia. Maka dalam pandangan Islam, yang akan dinilai adalah
bagaimana seseorang menampakkan (mengekspresikan) cinta tersebut. Apakah
ekspresi cinta seseorang akan bernilai kebaikan (pahala) dari-NYA, ataukah
sebaliknya akan bernilai dosa dari-NYA ? Semua tergantung dari bagaimana
seseorang menampakkan cintanya.
Sehingga, yang akan dinilai (diatur)
oleh Islam adalah kegiatan atau aktivitas seseorang dalam mengeskpresikan
cinta.
Dalam pembahasan kali ini, kita mulai
dari bagaimana penampakan cinta seseorang dan pandangan (aturan) Islam di
dalamnya.
Untuk mempermudah, maka akan kita
sederhanakan dengan istilah-istilah yang kita buat dan kita sepakati. Oleh
karena agar kita mudah dalam memahaminya.
1. Cinta Terlarang
Istilah cinta terlarang di sini adalah
segala aktivitas, perbuatan, kegiatan apapun dari seseorang dalam
mengekspresikan cintanya dan dilarang oleh Islam.
2. Cinta Sejati
Istilah cinta sejati yang dimaksud
adalah cinta seorang manusia kepada Allah ta'ala dan Nabi Muhammad shalallahu
'alahi wa sallam.
3. Cinta Karena Allah
Istilah cinta karena Allah adalah
ekspresi cinta oleh seseorang yang didasarkan (diawali) karena cinta sejati
sebagai landasannya.
Masing-masing istilah tersebut
bukanlah jenis-jenis dari cinta, karena digunakan untuk mempermudah dalam
memahami bagaimana ekspresi cinta seseorang serta pandangan (penilaian) Islam
di dalamnya.
Semuanya akan dijelaskan dalam
pembahasan-pembahasan selanjutnya.
Wallahu a'lam bi ash-sahwab. Wa maa
taufiqi illa billah, wa 'alaihi tawakkaltu, wa ilaihi unib.
Akhukum fillah,
al Faqir Abu Sulthan
@lutfisarif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar