BCM/14/ Parenting/CIDIS/141215
DO'A
UNTUK ANAK AGAR BEROLEH HIDAYAH SEJAK DI SULBI AYAHNYA
Ketika
orang-orang musyrik dari kalangan penduduk kota Thaif menolak seruan Rasulullah
SAW yang mengajak mereka untuk masuk agama Islam, lalu mereka mencaci dan
melemparinya dengan batu, maka malaikat penjaga gunung menawarkan kepada
Rasulullah SAW bahwa ia bersedia untuk menimpakan dua bukit Makkah kepada
mereka. Pada saat itu juga Rasulullah SAW yang berhati lembut lagi penyayang
menjawab:
تَخَيَّرُوا
لِنُطَفِكُم وَانْكَحُوْا الْأَكْفَاءَ وَ أَنْكِحُوا إلَيْهِمْ
"Aku
berharap semoga Allah mengeluarkan dari sulbi mereka orang-orang yang mau
menyembah Allah semata dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun".
(H.R Bukhari no.2993, Kitab Bad-ul Khalqi, dan Muslim 3352 Kitabul Jihad wa
Syiar dan lain-lainnya.)
Nabi
Muhammad SAW memberikan bimbingan pula kepada kaum muslim agar melakukan
hal-hal yang menghasilkan kemaslahatan bagi anak-anak mereka pada masa
mendatang. Untuk itu beliau SAW bersabda:
لَوْ
أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَتَى أَهْلَهُ قَالَ بِاسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا
الشَّيْطَانَ وَجَنِّبْ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا فَيُولَدُ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ
فَلاَ يُصِيبُهُ الشَّيْطَانُ اَبَدًا
"Manakala
seseorang di antara kalian sebelum menggauli istrinya terlebih dahulu
mengucapkan: 'Bismillahi, Allahumma janibnaasy syaithaana wa jannibi syaithaana
maa razaqtanaa' (Dengan menyebut nama Allah, ya Allah, hindarkanlah kami dari
gangguan setan dan hindarkan kami dari gangguan setan dan hindarkan pula anak
yang akan Engkau anugerahkan kepada kami daru gangguan setan), kemudian
dilahirkanlah dari keduanya seorang anak, niscaya selamanya setan tidak akan
dapat mengganggunya." (Muttafaq 'alaih)
Dalam
hadist ini terkandung anjuran yang mengarahkan kepada kita bahwa sebaiknya
permulaan yang kita lakukan dalam hal ini bersifat rabbani, bukan syaithani.
Apakah disebutkan nama Allah pada permulaan senggama, berarti hubungan sebadan
yang dilakukan oleh suami istri yang bersangkutan berdasarkan ketaqwaan kepada
Allah dan dengan izin Allah SWT anaknya nanti tidak akan diganggu oleh setan.
Sesungguhnya
Allah SWT telah memerintahkan kepada kita untuk memilih orang-orang yang
shalih, baik laki-laki maupun perempuan, saat melakukan pernikahan, agar mereka
berkemampuan untuk membesarkan dan mendidik generasi yang shalih. Demikianlah
karena sesungguhnya bibit yang tidak shalih jelas tidak akan dapat memberikan
keturunan yang shalih. Dalam sebuah pepatah disebutkan bahwa orang yang tidak
memiliki sesuatu, pasti tidak dapat memberikannya. Sehubungan dengan hal ini,
Allah SWT telah berfirman:
وَ
أَنْكِحُوا الْأَيامى مِنْكُمْ وَ الصَّالِحينَ مِنْ عِبادِكُمْ وَ إِمائِكُمْ
"Dan
kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang
patut (kawin) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan" (QS. An-Nuur
(24):32)
Makna
yang semisal telah disebutkan oleh Nabi SAW dalam sabdanya yang mengatakan:
تَخَيَّرُوا
لِنُطَفِكُم وَانْكِحُوْا الْأَكْفَاءَ وَ أَنْكِحُوا إلَيْهِمْ
"Pilih-pilihlah
buat menitipkan nuthfah (benih) kalian; nikahilah orang-orang yang sekufu'
(sepadan); dan nikahkanlah di antara kalian sesama mereka." (Hadist
diketengahkan oleh Hakim dalam Kitab Mustadraknya juz 2 Kitabun Nikah no.2687,
Baihaqi dalam Kitab Sunnatul Kubra juz 10 Kitabun Nikab no.14060. Ibnu Majah
juz 1 Kitabun Nikah no.1968, Daruquthni juz 3 Kitabun Nikah no.198, Dhiyaud
Di Al-Maqdisi dalam Al-Ahaditsul
Mutkhtaarah juz 7 no.2635, menurutnya sanad Hadist ini hasan. Ibnu Abu
As-Syaibah dalam Kitab Mushannafnya juz 4 no.17432, dinilai hasan oleh
Al-Albani.)
SUMBER:
Athfatiil
Muslimin, Kaifa Rabbaahumun Nabiyyatul Aamiin
Penulis:
Jamaal 'Abdur Rahman
Penerbit
Asal: Daaruth Thaibah Al-Khadhra, Makaatul Mukaromah, KSA.
Edisi
bahasa Indonesia;
Tahapan
Mendidik Anak, Teladan Rasulullah SAW
Penerjemah:
Bahrun Abubakar Ihsan Zubaidi, Lc
Penerbit:
Irsyad Baitus Salam, Bandung.
----------------------------------------
💞💞💞💞💞💞💞💞💞
🐤Twitter
: @PermenCIDIS
📷Instagram
: @permencidis
Blog
: permencidis.blogspot.com
Pin
BBM CIDIS : 57480AA3
Channel CIDIS
Semangat
belajar CIDIS 😊
-CIDIS
Mendunia, Tersebar Karena Cinta-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar