Pages

Senin, 28 Desember 2015

Membangun Keluarga Surgawi Part 1

Ustadz Lutfie #OLID: Membangun Keluarga Surgawi
Part 1

CINTA


Satu hal yang setiap orang sama jika berbicara tentang keluarga atau bahtera pernikahan adalah cinta. Iya, semua akan sepakat itu, bahwa bicara keluarga atau pernikahan, ada cinta disitu. Karena bisa dikatakan setiap orang sangat dekat dengan cinta, bersebab setiap orang pula pernah mengalami jatuh cinta.

Apa itu Cinta?

Inilah yang sulit. Karena mengungkapkan apa itu cinta dalam kata-kata, kalimat, bahkan paragraf itu sulit. Walaupun semua orang pernah merasakan jatuh hati. Namun, tidak perlu panjang lebar, apalagi berdebat. Lebih bijak kita sepakati apa arti cinta.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia cinta diartikan bisa dengan suka sekali, kasih sekali, terpikat (antara laki-laki dan perempuan) dan lainnya. Dan mencintai dimaknai menaruh kasih sayang kepada (orang atau apapun) atau menyukai.

Jika mengacu pada itu, maka berbicara cinta sangatlah umum, tidak harus dengan lawan jenis, bahkan tidak harus dengan seseorang. Namun bisa dengan apapun.

Dan kita sepakati lagi saja, bahwa cinta yang dimaksud disini adalah rasa ketertarikan, suka, sayang, nyaman dan bentuk lainnya dari seseorang kepada lawan jenisnya dikarenakan ada suatu sebab, dan membuat orang yang terkena cinta akan terus memikirkan, membayangkan atau teringat kepada orang yang dicintai. Penampakan orang yang sedang dirundung cinta sangat beragam. Ada yang terus terfikirkan, ada yang jantungnya lebih berdetak ketika melihat pujaan hati dan lain sebagainya, setiap orang berbeda-beda. Namun ada hal yang sama, bahwa dia ingin bersama orang yang dicintainya dan akan merasa tenang atau membayangkan nyaman jika bersamanya.

Sehingga berbicara cinta adalah berbicara perasaan. Karena rasa suka, rasa kasih, rasa terpikat, rasa tertarik kepada lawan jenis muncul dari perasaan seseorang.

Lalu, pertanyaan untuk kita sebagai seorang muslim, bagaimana Islam memandang cinta ini? Bagaimana sikap yang benar kita terhadap cinta ini? Dan apa hubungannya cinta dengan sebuah keluarga atau pernikahan?

Akhukum fillah,
al Faqir Abu Sulthan

@lutfisarif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar